pre case sriwijaya

Tim yang menamakan dirinya “Talk Mind” yang merupakan singkatan dari Talenta Konsultan Muda Indonesia berhasil meraih juara I dalam Sriwijaya National Management Competition 2015 yang di selenggarakan di Universitas Sriwijaya Palembang Sumatera Selatan. Tim Talk Mind berhasil masuk dalam 10 besar, menyisihkan 20 tim dari Perguruan Tinggi lain dari seluruh Indonesia dalam babak penyisihan. Tim ini meraih juara I setelah dalam final mengalahkan 10 tim dari perguruan tinggi lain, termasuk tim dari Universitas Indonesia.

Sepuluh tim perguruan tinggi itu mengikuti kompetisi pada Senin, 12 Oktober 2015 sampai Minggu, 18 Oktober 2015. Sepuluh tim itu diantaranaya, Universitas Sriwijaya Palembang (2 tim), Universitas Ahmad Dahlan (dua tim), Universitas Lambung Mangkurat Samarinda (1 tim), Universitas MDP Palembang (1 tim), Universitas Indonesia (1 tim), STIE Tazkia (2 tim) dan Universitas Tanjung Pura (1 tim).

Tim Talk Mind digawangi oleh tiga orang yaitu Tegar Surya Putra, Henni Artati, dan Rahmayani, yang ketiganya merupakan mahasiswa prodi Manajemen. Mereka mengaku pada saat presentasi pertama merasa ragu dan gugup. “Awalnya kami gugup, tapi ketika melihat juri tersenyum hangat untuk kami, kami bisa semangat dan percaya diri”, ungkap Tegar. Tegar juga menambahkan timnya memang unik dari pada tim yang lain, dilihat dari kostumnya. Tim Talk Mind berani tampil unik dengan memakai batik dan blangkon. “Saya melihat tim yang lain itu tampilannya nyentrik, tapi, kita tampilnya unik. Dari blangkon yang saya pakai, bisa mencairkan suasana dan dewan juri senyum dengan penampilan kita”, imbuh Tegar.

Selain dari kostum yang menjadi nilai plus dari dewan juri, tim Talk Mind juga memberikan presentasi yang mampu memukau dewan juri. Dari kasus yang diberikan dewan juri tim Talk Mind mampu memberi solusi dan strategi yang jitu. “Kami senang sekali dengan komentar dewan juri, bahkan dewan juri mengaku, seandainya perusahaan itu punya kami, pasti kami pakai solusi dan strategi yang kalian tawarkan”, terang Henni.

Mereka juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Prodi Manajemen dan Fakultas Ekonomi yang telah mendukung dan kedepannya mereka berharap mampu membuat komunitas “Manajemen Case” untuk mahasiswa manajemen. (uki)